Belajar Dari Ketegaran Para Pengusaha Keluarga

Seringkali kami menggunakan transportasi massa untuk bepergian. Entah itu bis ataukah kereta. Tentunya diantara kita pun juga demikian. Acapkali mungkin kita tak menyadari, betapa banyak potret-potret ketegaran dengan pose yang berbeda.

Kawan, ketegaran itu identik dengan selaksa usaha. Cucuran air dari tubuh mengguratkan sebuah cerita untuk suatu masa. Potret-potret itu hadir dari kesungguhan dalam memaknai kehidupan.

Acuhkah kita untuk sedikit meluangkan waktu menganalisa para pengusaha untuk ‘perusahaan’ milik keluarga? Jangan kita kira usaha dengan perputaran uang signifikan bermilyar jutaan.

Pengusaha-pengusaha keluarga itulah yang tidak punya mimpi besar yang juga kadang mimpi itu hilang. Tidak ada target tentuan deposito berjangka apatah tabungan atas nama bergelar tuan. Tidak semua itu, mereka para pengusaha keluarga dengan pagi hari mengejar laju kereta antar atau dalam kota. Menjinjing berat lalu menawarkan. Tak jarang gender tanpa batasan terterabas.

Itulah pengusaha keluarga, hanya berusaha untuk keluarga, apakah keperluan makan hari itu saja ataukah lusa. Cucuran peluh ketegaran itu tak dihitung. Perkiraan yang didapat hanya dari kebiasaan. Ketegaran jiwa melukiskan betapa jika ada jalan, maka harus ada langkah untuk menapakinya. Tak peduli walaupun hanya selangkah. Pengusaha keluarga adalah pekerja keras di negeri ini. Meskipun hingga sekarang mereka belum memenangkan kuantitas melawan pemalas.

Pengusaha keluarga hanya berfikir bagaimana hari ini dapat makan, bukan seperti pengusaha harta yang berfikir berapa harta terkumpul hari ini dengan berbagai cara. Tegar menutupnya setelah semua usaha.

Pernah dimuat pada 11 Oktober 2009 di :

http://albykazi.multiply.com/journal/item/148/Belajar-Dari-Ketegaran-Para-Pengusaha-Keluarga

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s