Boleh Sukses, Ahli, atau Keduanya

Pagi lalu saya berbicara di depan murid-murid soal memisahkan sebuah tujuan hidup. Adakalanya kita harus memisahkan soal orientasi dari hidup yang kita jalani. Dalam hal ahli ataupun sukses. Murid-murid saya putarkan beberapa video dari youtube yang diambil dari sebuah acara stasiun televisi rutin setiap jum’at malam sabtu. Kick Andy yang saya tampilkan tersebut menampilkan beberapa profesi kesuksesan namun pada awalnya sosok-sosok tersebut bukanlah sosok yang memiliki kesesuaian jalur ilmu dengan pencapaian yang ia dapatkan.

Darisana saya mencoba untuk membuka mata murid-murid bahwa harus ada pemisahan antara ahli dengan sukses atau sekaligus menggabungkan keduanya yakni mereka yang ahli lantas sukses, atau mereka yang menjadi sukses karena ahli.

Hanya yang saya ingin garis bawahi pada mereka ialah, jika untuk menjadi sukses maka yang membentuk kesuksesan itu ialah pengalaman hidup selama mereka menjalaninya. Sedangkan menjadi ahli adalah usaha terstruktur dan sistematis pada suatu bidang ilmu yang digeluti secara serius dan konsisten. Sedangkan menjadi sukses justru lebih sering di dapat dari hal yang bersifat ketidaksengajaan. Sebagian diantaranya karena terlanjur tercebur pada sebuah usaha, mempelajari atau ikut usaha dengan orang lain, dan hal-hal unik lainnya. Oleh karena itu biasanya kita dapatkan mereka-mereka yang bercerita soal kisah suksesnya akan beda bagi mereka yang bercerita soal kisahnya menjadi ahli.

Mereka yang bicara soal sukses biasanya emosi kita akan terbawa larut dan menyiratkan harapan tersendiri, sekalipun itu dituturkan oleh orangtua. Sedangkan jika kita mendengar soal cerita mereka yang ahli seakan mendengarnya kita terkagum tapi tak menyiratkan harapan kecuali bila kita tuturkan kembali pada generasi kita selanjutnya. Sebab satu hal yang saya ingin garis bawahi, tidak ada kata terlambat untuk sukses, sedangkan untuk ahli kita tentu harus menempatkan situasi dan kondisi bukan berarti mustahil.

Jadi bagi anda yang sudah terlanjur menua dan sudah melalui fase dewasa, jangan pernah sedih bila sampai saat ini anda belum bisa menjadi ahli. Tapi optimislah sebab masih anda satu alternatif kehidupan yang dapat membahagiakan kita yakni mendapatkan kesuksesan. Tentunya sukses dunia juga sukses akhirat yang kita bersama damba.

Iklan

2 pemikiran pada “Boleh Sukses, Ahli, atau Keduanya

  1. jadi, enaknya sukses karena apa? 🙂

    btw, bikin inget iklan yg lucu: orang yang pinter itu kalah dengan orang yang BEJO, hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s