Sebelum Sedekah Keluar Terpaksa

gambar dari n9kini.com

gambar dari n9kini.com

“Bersegeralah kalian kepada ampunan Rabb kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali Imran : 33)

Sebagian dari kita hari ini mungkin berada dalam keadaan bergelimang harta, berlimpah tenaga, dan punya banyak kemampuan nyata untuk melakukan yang terbaik bagi saudaranya. Akan tetapi tidak semua orang dapat mewujudkan hal yang terakhir disebut tadi. Sebab, melakukannya tidak semudah untuk mengucapkannya. Adakalanya seseorang lupa kala ia akan berderma pada saudaranya, hal demikian menjadi semakin lumrah adanya manakala semangat berbagi di tengah masyarakat kita semakin pudar tak bersisa.

Padahal derma yang diberikan ialah nyala semangat untuk Allah karuniakan atasnya kesehatan yang mahal tak terkira harganya. Di harta yang kita punya ada jatah lain milik saudara kita, di tenaga yang kita miliki ada energi untuk membantu saudara kita yang hari ini mungkin tidak sedang bahagia. Indahnya Islam ialah seorang muslim membantu saudaranya tanpa diminta, sebab itu merupakan kesadaran terbaik bagi tiap hamba. Jika pun ia tak keluarkan hari ini, mengertilah bahwa suatu saat tenaga anda, dan sekikir apapun dirinya akan dimintai manfaatnya oleh orang lain, terpaksa ataukah cuma-cuma. Maka sebelum hal tersebut tiba, bantulah saudara kita dengan apa yang kita punya. Sebelum kelak kita akan membantu mereka dengan terpaksa dan justru tak mendapatkan apa-apa selain lelahnya tenaga.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, seorang lelaki mendatangi Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya: “Wahai Rasulullah shadaqah apa yang paling baik?”

Beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam menjawabnya: “Kamu bershadaqah ketika kamu sehat lagi kikir (memiliki ambisi), kamu khawatir menjadi miskin dan ingin kaya. Janganlah kamu menunda-nunda shadaqah hingga ajalmu telah sampai di tenggorokan, saat itu kamu akan berkata, ‘Berikanlah kepada si fulan begini dan kepada si fulan begitu.’ Padahal memang sudah pasti hartanya ketika itu diwarisi si fulan.” (HR. Bukhari No 2689 dan Muslim No 2336).

Wallahu ‘alam bii shawwab.

2 thoughts on “Sebelum Sedekah Keluar Terpaksa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s