Berlarilah Ke Pangkuan Orangtuamu

gambar dari : lkc.or.id

gambar dari : lkc.or.id

Hari ini, mungkin perjalanan kehidupan yang kita lalui sudah sangat jauh. Kita lalui malam lalu berjumpa siang, kita temukan pagi penuh dengan damai namun siang bisa saja menjadi kenestapaan ataupun penderitaan, namun tak sedikit pula kenestapaan tersebut akhirnya berbuah menjadi kebahagiaan yang tak terbayangkan sebelum kita dapatkan kenestapaan.

Begitulah hidup, karna kita tidak pernah tahu selain kita hanya bisa mengusahakan apa yang bisa kita lakukan. Kita tak bisa hanya terpekur dan menunggu terlalu lama dalam sebuah perjalanan tanpa usaha. Terlalu mahal waktu yang kita miliki jika hanya terbuang sia-sia. Lihatlah, ada banyak usaha yang  bisa kita lakukan dalam merengkuh bahagia. Ketuklah pintu hatimu, bangkitkan kesadaranmu bahwa hidup ini terlalu mahal jika hanya menunggu dan hanya bisa berucap akan maju tapi tak pernah melaju.

Sungguh benar, apa yang diucap oleh Abdullah bin Umar radhiyallohu ‘anhu:

“Apabila engkau berada di waktu sore janganlah menunggu (menunda amal) di waktu pagi. Dan jika berada di waktu pagi janganlah menunda beramal di waktu sore. Gunakanlah masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu, gunakan mas ahidupmu sebelum tiba masa matimu.” (HR. Bukhari)

Jika hari ini, kita merasa bingung dan luput awal apa yang harus kita mulai mula-mula, maka berlarilah kepada orangtuamu, bicarakan pada bapakmu dan tanyakan pada ibumu. Sebab tidak ada sosok yang lebih mengerti kita sejak kita hidup hingga mungkin kita wafat melainkan orangtua kita sendiri. Sejahat apapun mereka, sebenci apapun kita, tak ada yang pernah memututuskan antara apa yang diikat oleh orangtua terhadap anak-anaknya. Maka berlarilah kepada orangtuamu, hari ini duhai jiwa yang masih diberi bahagia dengan adanya orangtua, duhai jiwa yang masih bisa mendapati orangtuanya berucap hingga detik ini. Karena ucapan orangtua kita, takkan pernah bisa ditakar sekalipun oleh intan permata. Karena orangtua kita berharga dibandingkan mutu manikam mutiara di sepanjang benua mana saja.

“Dan tiada seorang pun pasti yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang diusahakan untuk hari esko. Dan tiada seorang pun yang mengetahui di bumi mana ia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS. Luqman : 34).

Wallahu ‘Alam bii Shawwab

Abu Haniina, SMA Future Gate Bekasi; 2 Maret 2013

Iklan

2 pemikiran pada “Berlarilah Ke Pangkuan Orangtuamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s